Mengenal orang yang kemudian kita panggil pasangan hidup, itu berlangsung seumur hidup. Tidak cukup bagi kita untuk mengenalnya hanya sebulan dua bulan. Karena fase kehidupan selalu bergulir dan itu memerlukan penyikapan yang benar. Yang menjadi masalah kemudian adalah bukan dari masalahnya tetapi cara menyelesaikannya. Hampir saja saya menggugat untuk melepas status. Sudah tanya-tanya ke konsultan hukum malah. Waww banget ya.
Yang harus kita ingat, iblis itu berpesta dan bersuka-ria jika berhasil merusak hubungan pernikahan yang di dalamnya ada anak.
Yang harus kita perhatikan adalah, bagaimana menjaga pernikahan biar langgeng. Berarti kita harus berupaya menyenangkan pasangan karena lambat-laun, rasa cinta itu pasti terkikis.
Kesenangan hati, rasa bahagia bersama keluarga itu harus dihidupkan sehingga api pernikahan tidak padam.
Kalau kita selaku pasangan senantiasa buat kekecewaan, hal yang bikin pasangan hilang rasa, tidak mustahil pernikahan menjadi rusak, termasuk gejala di dalamnya adalah kehilangan figur pemimpin yang seharusnya: 1. menjadi contoh 2. mengajarkan kebaikan kepada anak-anaknya 3. bisa mengimbangi dan melengkapi istrinya yang Tentunya diperlukan kepekaan dan daya inisiatif yang baik.
Pokoknya selama menjalani rumah tangga, jangan sampai membuat pasangan menjadi jengah, kesal, atau merasa tidak punya sesuatu yang harus dijaga bersama.
Tidak jarang pernikahan hanya sebatas kebersamaan tanpa kepekaan, kepedulian.
Menurut laman pencari Google, berdasarkan rangkuman AI-nya, 'motherless' adalah istilah untuk anak yang tumbuh tanpa sosok ibu, baik karena ibu meninggal, berpisah dari ibu krn bapak ibunya bercerai, atau alasan lain yang membuat ibu tidak hadir dalam hidupnya . Kondisi ini dapat memengaruhi perkembangan emosional dan psikologis anak, seperti merasa tidak berharga, rentan stres, hingga kesulitan dalam menjalin hubungan di masa dewasa. Makna "motherless" Secara harfiah: Berarti "tanpa ibu" atau "tidak memiliki ibu". Kondisi: Merujuk pada situasi di mana seorang anak kehilangan ibunya karena kematian, perceraian, atau ketidakhadiran lainnya, situs IDN Times Jateng . Dampak motherless Masalah psikologis: Anak yang tumbuh tanpa ibu bisa mengalami stres, depresi, kecemasan perpisahan, dan kesulitan membangun rasa percaya diri. Kesulitan hubungan: Mereka mungkin memiliki masalah dalam keintiman, terutama dengan perempuan, dan kesulitan memperc...
Komentar
Posting Komentar