Aku hanya punya pena dan kertas untuk menceritakan segalanya. Jika bisa kuputar waktu lewat Mesin Waktu, tentu tidak akan kuratapi kecewa di hati atas nuansa seperti ini. Nuansa bahagia semu yang membuatku ingin menarik akar permasalahannya namun akhirnya terjawab juga, selaras dengan apa yang kurasa.
Mereka tidak nyambung denganmu. Hanya ada segelintir yang memahami namun tak bisa berbuat apa-apa.
Lagu sedih dan kisah pilu membuat terjatuh kembali air mata ini
Air mata yang tidak seharusnya keluar jika tangan ini kau genggam
Aku telah memilih sekam dan meninggalkan permata dalam balutan jerami yang tidak kukenal. Padahal sebenarnya, permata itu yang kuharapkan
Oktober 2024, Kamis tanggal 24. Sore itu, sepulang sekolah, anakku bilang kepadaku bahwa pupnya ada darah yg menetes. Ini sama seperti bulan Mei lalu. Sudah konsul ke poli anak RSUD Kramat Jati juga. Menurut dokter Dessi Gloria, Sp.A, ada wasir di dalam atau radang usus. Karena esoknya tidak berlanjut jadi tidak ditindaklanjuti. Nah hari ini, ketika sore itu ia mengeluhkan, saya langsung daftar online ke RSUD Kramat Jati lagi. Sore hari yang praktik saat itu adalah dokter Wulan Triyanti, Sp.A. Analisisnya juga kurang lebih sama. Tidak diresepi obat juga, hanya ada saran agar makanannya dibanyakin makan serat; sayur dan buah. Sebenarnya inti masalahnya ada di saluran pencernaan anak saya. Berhubung dia kurang suka makan sayur, padahal saya rajin masak sayuran, tapi dia masih suka makan buah. Maka dokter tersebut merujuk saya ke dokter gastroenterology di rumah sakit tipe A, katanya. Bisa ke RS Hermina atau RSIA Bunda. Belakangan, saya baru tau bahwa ternyata tindakan kenosk...
Komentar
Posting Komentar