Selagi aku masih duduk di bangku SD, tidak jarang aku sering menginap di rumah kakek dan nenek di Kecamatan Jatinegara. Hal ini mungkin dipicu oleh sibuknya mamahku memiliki tiga orang anak yang masih kecil-kecil. Kelas 6 seingatku waktu itu.
.
.
Di sana, nenek tinggal bersama kakek dan dua orang anaknya yang masih belum menikah, Om Hasan dan Tante Zakiyah. Keduanya merupakan adik kandung mamahku.
Tante Zakiyah sibuk kuliah dan Om Hasan masih SMA.
Di sana, selain mengerjakan PR matematika sekolah yang dibimbing Tante Zakiyah di rumah nenek, aku ikut membantu menyapu lantai. Saat itu aku masih anak-anak, belum bisa memasak. Di sana jadi dibandingkan dengan sepupu sepantaranku yang merupakan anak uwa. Bagi orang Betawi, tidak bisa memasak merupakan aib. Setidaknya, bisa memasak walau gorengan dan sambal, atau tumis-tumisan.
.
.
Ketika duduk di bangku kelas 6 saat itu, aku telah memiliki dua orang adik. Tidak mudah berekspresi bagiku saat itu. Aku kecil lebih banyak diam, tersenyum, menurut, tidak membantah, juga tidak bisa berpendapat. Untung lingkungan sekitar orang baik-baik sehingga tak ada yang perlu aku laporkan.
Suatu waktu ketika saya sedang bersama nenek pernah bilang, "Jadi orang harus punya basi"
Aku tak mengerti maksud istilah basi saat itu.
Belakangan setelah berkeluarga baru kutau bahwa maksudnya keramahan, mau menyapa, bertanya, peduli.
Juga, nenek pernah berpesan bahwa kalau ditunggu orang ketika janjian jangan lama-lama.
Tentu akan menghadirkan perasaan kesal ke orang yang menunggu.
Satu lagi, ketika ada laki-laki yang baik agamanya, rajin ibadah, dia juga rajin baca Qur'an, terima ... apalagi yang dicari? apa mau yang punya rumah, punya mobil, tapi kurang ibadahnya. ini berasa babget 😁😁sih
Oktober 2024, Kamis tanggal 24. Sore itu, sepulang sekolah, anakku bilang kepadaku bahwa pupnya ada darah yg menetes. Ini sama seperti bulan Mei lalu. Sudah konsul ke poli anak RSUD Kramat Jati juga. Menurut dokter Dessi Gloria, Sp.A, ada wasir di dalam atau radang usus. Karena esoknya tidak berlanjut jadi tidak ditindaklanjuti. Nah hari ini, ketika sore itu ia mengeluhkan, saya langsung daftar online ke RSUD Kramat Jati lagi. Sore hari yang praktik saat itu adalah dokter Wulan Triyanti, Sp.A. Analisisnya juga kurang lebih sama. Tidak diresepi obat juga, hanya ada saran agar makanannya dibanyakin makan serat; sayur dan buah. Sebenarnya inti masalahnya ada di saluran pencernaan anak saya. Berhubung dia kurang suka makan sayur, padahal saya rajin masak sayuran, tapi dia masih suka makan buah. Maka dokter tersebut merujuk saya ke dokter gastroenterology di rumah sakit tipe A, katanya. Bisa ke RS Hermina atau RSIA Bunda. Belakangan, saya baru tau bahwa ternyata tindakan kenosk...
Komentar
Posting Komentar