Langsung ke konten utama

Beban pundakmu akan semakin bertambah2

Ada satu hal yg mau saya tertawakan..terkadang saya msh terpengaruh sama pandangan dan penilaian dan sikap org ke saya..pdhal itu jelas ga ada ngaruhnya kalo misal kita punya akhlak yg kokoh.. jangan sampe pendirian kita sebenernya bagus tapi malah terkalahkan sama perspektif org lain. Misal seperti udah tekad ga mau pacaran dg lawan jenis tetapi masyarakat umum memandang hal ini kurang oke akhirnya kita malah memutuskan utk pacaran yah ga usah jauh2 deh? Misalkan teman2 kita dah pada punya pacar tapi kita blm akibatnya kita jd minder dan ngoyo mau diajak jalan ama siapa aja asal laki2 huffftt.akibatny, kita merasa kurang sreg dengan suami sendiri. Atau, semua wanita yang kerja berlomba2 tampil cantik jalan di tempat umum..bagaimana jika rasulullah tau hal ini, pasti kecewa..terlebih jika wanita itu mengabaikan tugasnya sebagai pendidik anak-anaknya?? Justru di situlah fungsi seorang ibu bukan?(semog kita bisa jadi ibu yg baik, aamiin...)

Jangan malah mengalihkan fungai ibu ke suami kita..ya Gak nyambug! ..suami dilecehin direndahin, pdahal suaminya udah sabar dampingi hari-harinya.. capedehhh...

Btw, judul dari bacaan saya ini terinspirasi dari bung zamcorner.net.. beban hidup akan bertambah2 seiring berjalannya waktu. Semoga kita bisa melaluinya dengan baikkk dengan mengupayakan harus menekadkan "kerjaku adalah ibadahku dan harus memiliki hati yg kuat untuk maju ke depan" :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Dokter Gastroenterology

Oktober 2024, Kamis tanggal 24. Sore itu, sepulang sekolah, anakku bilang kepadaku bahwa pupnya ada darah yg menetes. Ini sama seperti bulan Mei lalu. Sudah konsul ke poli anak RSUD Kramat Jati juga.  Menurut dokter Dessi Gloria, Sp.A, ada wasir di dalam atau radang usus. Karena esoknya tidak berlanjut jadi tidak ditindaklanjuti. Nah hari ini, ketika sore itu ia mengeluhkan, saya langsung daftar online ke RSUD Kramat Jati lagi. Sore hari yang praktik saat itu adalah dokter Wulan Triyanti, Sp.A. Analisisnya juga kurang lebih sama. Tidak diresepi obat juga, hanya ada saran agar makanannya dibanyakin makan serat; sayur dan buah. Sebenarnya inti masalahnya ada di saluran pencernaan anak saya. Berhubung dia kurang suka makan sayur, padahal saya rajin masak sayuran, tapi dia masih suka makan buah. Maka dokter tersebut merujuk saya ke dokter gastroenterology di rumah sakit tipe A, katanya. Bisa ke RS Hermina atau RSIA Bunda.  Belakangan, saya baru tau bahwa ternyata tindakan kenosk...

Info Kolam Renang Khusus Wanita di Jakarta

Assalamu’alaikum. Renang merupakan olahraga favorit banyak orang, dari anak-anak sampai dewasa. Dan saat ini muncul banyak tempat yang menyediakan fasilitas kolam renang. Tetapi bagaimanakah seorang muslimah jika ingin berenang? Pastinya tidak boleh campur dengan lawan jenis kan. via ummu-kholil.blogspot.com Jangan sedih dear, kalian semua memiliki kesempatan untuk menikmati dan bersantai di kolam renang dengan nyaman dan lebih leluasa. Postingan kali ini,  hellohijabers  share daftar kolam renang di Jakarta dan sekitarnya. Info ini didapat dari Instagram Ukhti  Amalia Dian Ramadhini  (Founder @PeduliJilbab ) Berikut 9 rekomendasi Kolam Renang Khusus Wanita di Jakarta dan sekitarnya :. 1. Yayasan Al-Jannah. Jl. Gudang Peluru B1 No.4, Tebet, Jakarta Selatan. Ph.+62 21 8311 1157. Harga tiket masuk Rp. 15.000 untuk perenang dan Rp. 5000 untuk pengantar. 2. Al-Hakim. Jl. Anugerah Rayano.107, Jatiwaringin, Pondok-Gede, Bekasi. Ph. (021) 8463916...

Tentang Hati yang Fluktuatif

Dear Diary, keberadaan kita di atas muka bumi ini adalah sebuah takdir hadiah. Apapun yang terjadi di dalamnya, kuharap kita tetap baik-baik saja.. Komitmen utk tetap ber-Iman dan ber-Islam harus disematkan kuat-kuat dalam dada tatkala angin menggoda jiwa dan membuatnya berkecamuk. Untuk kondisi ini, yang paling benar adalah dengan --memang harus-- berhati-hati dalammelangkah dan memutuskan, dan tetap bersabar dlm mengikuti anjuran AAllah dan Rasul utk tidak terpikat dunia; meletakkan harta duniawi cukup di tangan, meletakkan iman di hati--dengan berkewajiban memperbaharuinya (sering tafakkir, istighfar, dan membaca kalimat LAA ilaaha illaLLaah) dan menyuburkan iman dengan banyak bertakwa. Kita tak tau keikhlasan yang ditempuh seseorang dalam mengarungi hidupnya. Kita tidak tau telah seberapa banyak air matanya yang tumpah untuk mengadu pada Tuhannya. Kita tidak tau se-ridho apa ia dengan takdirnya. Oleh karenanya, kita tidak boleh menghakimi orang menurut penilaian kita. Kadang ad...