Setelah menikah, otomatis ibunya suami juga akan menjadi ibu kita. Sehingga kita akan punya dua ibu yang kekerabatannya amat sangat dekat dengan kita. Saranku, akrablah dengan beliau!
Jika kamu mendapati suamimu sulit mendengarkan nasihat yg bersumber dari petunjuk hatimu, hubungi dan berbaik-baiklah dengan ibu mertuamu. Beruntunglah jika ibu mertuamu masih ada. Karena, kedamaian dan kesentosaan keluargamu masih dapat diusahakan lewat doanya beliau.
Aku terkejut ketika curhatanku tentang apa yang kuresahkan, direspon support yang positif. Aku tak menyangka ibu mertuaku merespon sebijak dan sebaik itu padahal aku mengeluh tentang anaknya.
Dalam pernikahan, ada banyak sisi tempat pengambilan keputusan. Entah menyangkut sekolah anak, kegiatan yang boleh istri ikuti, kebiasaan suami, atau alokasi keuangan.
Misal dalam hal keuangan suami tidak jujur mengalokasikan pemanfaatannya terhadap kita dan anak-anak, malah dipinjamkan ke temannya sehingga ada hak-hak yang dilalaikan, istri dapat pakai jurus call his mother.
Bahaslah hal itu untuk bertanya pada ibunya tentang masalah itu. Mertua yang bijaksana, pasti akan menimbang dan memberitahu mana yang benar. Beliau akan bersuara memecahkan masalah, menasihati, atau minimal mendoakan anaknya yang menurutmu pengundang masalah. Di sisi lain, ruang di batin kita juga akan terasa penuh karena ada teman cerita.
Jangan mengizinkan adanya jarak yang jauh antara hubungan suami dan ibunya. Kitalah yang semestinya menyambung silaturahmi antarmereka karena suami pasti sibuk. Aku sedih pas ibu mertuaku sempat meneteskan air mata mendengar hal yang kukeluhkan menyangkut kelakuan anaknya.
Astaghfirullaah hal adzim.
Di tulisan ini, saya hanya ingin menarik kesimpulan bahwa jika ada suatu kerumitan dalam rumah tanggamu, sambung silaturahmi dengan ibunya dulu. Sayangi ibu mertua agar juga sayang padamu. Karna jika sudah sayang, secara batin anaknya juga akan luluh dan memerhatikanmu juga. Maka, berikanlah ruang kasih sayang di luasnya hatimu itu untuk ibu mertuamu.
Jika belum juga bisa, minta Allah melembutkan hatimu dan melupakan kesalahannya. Ingatlah kesepian ibu mertua yang rela ditinggal anaknya untuk menafkahimu. Di tengah kesendiriannya ditinggal anak-anaknya yang telah menikah, ibu mertua juga perlu teman ngobrol, teman bicara, teman yang memahami, teman yang menyenangkan, terlebih jika pasangannya yakni bapak mertua, telah tiada. 😭😭
Fyi: Terbukti, sepulang kantornya, saya dibawakan chiki dan Kopi Kenangan botolan yang biasanya tidak pernah. Cukup surprising me sih. Seperti mudah bagi Allah untuk mengubah hatinya agar sadar setelah salah, lalu saya dibaikkin 😁😁
Semoga ibu mertuamu, ibu mertuaku, ibu mertua suamiku, ibu mertua kita semua, sehat selalu!
Aamiiin allahumma aaamiin..
Masya allah tabarakallah, walhamdulillahirobbil 'aalamiin..
Komentar
Posting Komentar