Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Mencari Dokter Gastroenterology

Oktober 2024, Kamis tanggal 24. Sore itu, sepulang sekolah, anakku bilang kepadaku bahwa pupnya ada darah yg menetes. Ini sama seperti bulan Mei lalu. Sudah konsul ke poli anak RSUD Kramat Jati juga.  Menurut dokter Dessi Gloria, Sp.A, ada wasir di dalam atau radang usus. Karena esoknya tidak berlanjut jadi tidak ditindaklanjuti. Nah hari ini, ketika sore itu ia mengeluhkan, saya langsung daftar online ke RSUD Kramat Jati lagi. Sore hari yang praktik saat itu adalah dokter Wulan Triyanti, Sp.A. Analisisnya juga kurang lebih sama. Tidak diresepi obat juga, hanya ada saran agar makanannya dibanyakin makan serat; sayur dan buah. Sebenarnya inti masalahnya ada di saluran pencernaan anak saya. Berhubung dia kurang suka makan sayur, padahal saya rajin masak sayuran, tapi dia masih suka makan buah. Maka dokter tersebut merujuk saya ke dokter gastroenterology di rumah sakit tipe A, katanya. Bisa ke RS Hermina atau RSIA Bunda.  Belakangan, saya baru tau bahwa ternyata tindakan kenosk...

Motherless

Menurut laman pencari Google, berdasarkan rangkuman AI-nya, 'motherless' adalah  istilah untuk anak yang tumbuh tanpa sosok ibu, baik karena ibu meninggal, berpisah dari ibu krn bapak ibunya bercerai, atau alasan lain yang membuat ibu tidak hadir dalam hidupnya . Kondisi ini dapat memengaruhi perkembangan emosional dan psikologis anak, seperti merasa tidak berharga, rentan stres, hingga kesulitan dalam menjalin hubungan di masa dewasa.   Makna "motherless" Secara harfiah:  Berarti "tanpa ibu" atau "tidak memiliki ibu". Kondisi:  Merujuk pada situasi di mana seorang anak kehilangan ibunya karena kematian, perceraian, atau ketidakhadiran lainnya,  situs IDN Times Jateng .   Dampak motherless Masalah psikologis:  Anak yang tumbuh tanpa ibu bisa mengalami stres, depresi, kecemasan perpisahan, dan kesulitan membangun rasa percaya diri. Kesulitan hubungan:  Mereka mungkin memiliki masalah dalam keintiman, terutama dengan perempuan, dan kesulitan memperc...

Tentang Hati yang Fluktuatif

Dear Diary, keberadaan kita di atas muka bumi ini adalah sebuah takdir hadiah. Apapun yang terjadi di dalamnya, kuharap kita tetap baik-baik saja.. Komitmen utk tetap ber-Iman dan ber-Islam harus disematkan kuat-kuat dalam dada tatkala angin menggoda jiwa dan membuatnya berkecamuk. Untuk kondisi ini, yang paling benar adalah dengan --memang harus-- berhati-hati dalammelangkah dan memutuskan, dan tetap bersabar dlm mengikuti anjuran AAllah dan Rasul utk tidak terpikat dunia; meletakkan harta duniawi cukup di tangan, meletakkan iman di hati--dengan berkewajiban memperbaharuinya (sering tafakkir, istighfar, dan membaca kalimat LAA ilaaha illaLLaah) dan menyuburkan iman dengan banyak bertakwa. Kita tak tau keikhlasan yang ditempuh seseorang dalam mengarungi hidupnya. Kita tidak tau telah seberapa banyak air matanya yang tumpah untuk mengadu pada Tuhannya. Kita tidak tau se-ridho apa ia dengan takdirnya. Oleh karenanya, kita tidak boleh menghakimi orang menurut penilaian kita. Kadang ad...